Komisi 2 DPRD Sambut Baik Sekolah Tatap Muka 100 Persen di Pacitan Januari 2022

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Selasa, Desember 28, 2021

GrinduluFM Pacitan - Sudah bosan dua tahun terakhir proses pembelajaran dilakukan secara daring sejak pandemi Covid-19 melanda. Orangtua siswa berharap besar jika sekolah di Pacitan kembali normal setelah status level 1.

Hal senada juga diharapkan Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Pacitan Lancur Susanto. Lancur Susanto Ketua Komisi 2 DPRD Pacitan menyambut baik rencana pembelajaran tatap muka 100 persen di sekolah yang ada di Kabupaten Pacitan, Di dorong agar Dinas Pendidikan segera lakukan persiapan untuk sekolah masuk kapasitas 100 persen seperti surat SKB 4 menteri.

Menurutnya, pembelajaran daring selama ini menyulitkan penerimaan siswa terhadap pelajaran yang diberikan guru.

Melihat kondisi di Kabupaten Pacitan secara umum sudah masuk level 1. Jika Pemerintah Pusat menerbitkan SKB 4 menteri itu harus disambut baik. Artinya SKB 4 menteri inikan tentu sudah berbagai banyak pertimbangan dan melalui kajian kajian ilmiah.

“Dengan rencana pembelajaran 100 persen nanti, Komisi 2 Insyaallah menyambut baik dan setuju akan tetapi syarat mutlak prokes itu sangat ditaati karena itu salah satu upaya kita mencegah munculnya klaster sekolah. Dengan ketat prokesnya, putra putri kita dan tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar insyaallah sehat.”tutur Lancur

Daryono Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan mengatakan, tidak dipungkiri jika dari kajian evalausi yang dilakukan secara berkala oleh Dinas Pendidikan Pacitan, pola pembelajaran daring ini tidak dapat diterima optimal oleh siswa.

Pada status level 1 yang diterima oleh Pacitan saat ini, pihak Dinas Pendidikan mematuhi SKB 4 menteri itu, kemudian mendata semua tenaga pendidik dan kependidikan diantisipasi untuk pelaksanaan PTM 100 persen ini bisa berjalan baik untuk semester genap.

“Antara lain persiapan nya akan kita cek lagi lokasi lokasi sekolah, untuk prokes kemudian kita lihat temen temen untuk vaksinasi Covid-19 SD/MI dan SMP/Mts bagaimana, harapanya berjalan lancar. Untuk kesiapan beberapa hari ini nanti semester genap bulan januri itu ya kita lakukan sesuai dengan paraturan SKB 4 menteri itu bagaimana.”kata Daryono

Ditambahkan Daryono, jika nanti memenuhi prosentase, Pacitan siap melakukan pembelajaran tatap muka 100 persen.

“Kita sedang koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk persiapan pelaksanaan itu. Artinya kita tetep mengikuti aturan yang telah telah diterbitkan oleh pak menteri.”tambahnya

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan dr. Hendra Purwaka menjelaskan Pacitan memang sudah layak untuk pembelajaran tatap muka 100 persen tahun 2022 nanti. Pesyaratanya memang mudah salah satu nya semua aktivis di sekolah harus divaksin.

Jika 100 persen kapasitas pembelajaran tatap muka nanti belum layak di pacitan, setidaknya sudah bisa pembelajaran tatap muka kapasitas 80 persen.

“Nanti kita targetkan tanggal 15 januari 2022 kelar semua vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Selain itu selama penegakkan protokol kesehatan di sekolah dan siswa mau bertanggungjawab menerapkan prokes, saya kira bisa itu”kata dokter Hendra

Seperti di ketahui, melihat kondisi Covid-19 yang kian mengalami perbaikan, pemkab pacitan mulai lakukan uji coba sekolah tatap muka secara terbatas. Tentu yang di perioritaskan bagi guru dan siswa yang menerima vaksinasi dan kapasitas yang di terapkan bertahap mulai dari 25 persen hingga 50 persen. Rencana tahun 2022 akan siap menerapkan 100 persen, tapi Dinas Pendidikan tidak akan ter buru buru untuk penerapanya.

“Kita tetap akan mempersiapkan ke tatap muka kapasitas 100 persen. Tapi akan koordinasi dulu dengan satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan.”pungkas Daryono saat dikonfirmasi Selasa(28/12/2021).

Editor : Asri Nuryani

Blog, Updated at: 17.14
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03