Klaster Keluarga Meledak di Tulakan, 11 Terkonfirmasi Positif Tambah Deret Angka Panjang Pasien Covid-19

Posted by Radio Grindulu FM Pacitan 104,6 MHz on Kamis, Oktober 08, 2020

Grindulu FM, Pacitan - Juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Rahmad Dwiyanto menyampaikan, Kamis 08 Oktober 2020 berkaitan dengan perkembangan kasus Covid-19 di Pacitan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan kembali menyampaikan permohonan maaf. Karena sampai dengan saat ini gugus belum bisa mengerem penambahan pasien positif. Terbukti per 08 Oktober 2020 bertambah lagi 11 orang.terbanyak sumbangan angka jumlah pasien positif itu dari Kecamatan Tulakan capai 9 orang berasal dari kalster keluarga tertular dari pasien positif sebelumnya.

        “Hari ini terjadi penambahan siginifikan, ada 11 penambahan kasus terkonfirmasi. Laki laki usia 77 tahun asal Kecamatan Ngadirojo klaster masih dalam penyelidikan di mungkinkan klasetr pelaku perjalanan. Tambahan ke 2 perempuan usia 27 tahun berdomisili di Kecamatan Tulakan. Yang ke 3 dari Kecamtan Tulakan perempuan anak anak usia 6 tahun bersangkutan tertular pasien yang terkonfirmasi lebih dulu. Yang ke 4 laki laki usia 26 tahun asal Kecamatan Tulakan tertular dari yang sudah terkonfirm. Kelima adalah perempuan usia 69 tahun asal Kecamatan Tulakan tertular dari pasien yang lebih dulu terkonfirmasi dari keluarga. Ke enam Perempuan usia 36 tahun tertular dari keluarga. Ketujuh perempuan usia 51 tahun dari Kecamatan Tulakan penyebab tertular dari pasien positif sebelumnya. Kedelapan perempuan usia 16 tahun domisili Kecamatan Tulakan riwayat tertular dari keluarga yang sudah dinyatakan covid-19 lebih dulu. Ke Sembilan laki laki usia 60 tahun juga dari Tulakan sama keterangan tertular dari pasien positif sebelumnya. Ke sepuluh laki laki usia 30 tahun klaster keluarga tertular dari pasien positif sebelumnya. Ke sebelas perempuan usia 26 tahun dari tulakan tertular dari keluarga. Dari total penambahan pasien positif 9 diantaranya dari Kecamatan Tulakan masuk dalam klaster keluarga.”kata Rahmad.

        Beranjak dari penambahan tersebut saat ini jumlah total akumulasi pasien positif covid-19 di Kabupaten Pacitan mencapai angka 143. Dari 143 itu ada 106 dinyatakan sembuh dan meninggal dunia masih diangka 4 orang. Adapun sisanya masih menjalani perawatan, baik di Wisma atlit maupun di rumahsakit. Dengan penambahan itu terlihat komposisi pelaku perjalanan masih menjadi satu potensi sangat kuat penyebaran virus corona di Pacitan. “Gugus menghimbau kalau tidak penting penting banget agar tidak melakukan perjalanan pada daerah zona merah.

        Sehingga diharapkan dengan menghindar dari hal itu maka bisa terhindar. Pada sisi lain vaksin dan obat belum di temukan , sehingga vaksin yang efektip dengan kita secara disiplin jalankan protocol kesehatan utamanya 3 M. Mamakai masker, selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan satu hal sangat penting lagi jauhi kerumunan, usahakan di rumah saja karena melihat perkembangan penularan keluarga di tulakan melekdak di 3 Desa.”pungkas Rahmad Dwi. 

Editor : Asrinuryani

Blog, Updated at: 15.41
Tuliskan komentar positif Anda di bawah ini
03