Hadang Sebaran Virus Covid-19, Pemerintah Desa Watukarung Datangi Puluhan Home Stay Edukasi PHBS

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Kamis, 19 Maret 2020

Grindulu FM, Pacitan -  Pemerintah Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku  gerak cepat mendatangi sejumlah Home Stay di wilayah kawasan wisata Pantai Watukarung. Tidak berlebihan memang, karena watukarung merupakan kawasan wisata yang banyak dihuni Warga Negara Asing (WNA). Selain juga sebagai tempat wisata yang sering dikunjungi. 
Aksi tersebut dilakukan bersama sama dengan tenaga kesehatan dan Bhabinkamtibmas  sebagai bentuk  upaya merespon menindak lanjuti pembinaan kemasyarakatan seiring santernya pemberitaaan virus corona beberapa pekan ini.
Pemerintah Desa Watukarung bersama tim Visite Di Homestay
foto : Grindulufm-asri 
Ada dua penghuni homestay yang jadi perhatian pemerintah Desa Watukarung  dari hasil visite, dengan inisial D dan I suami isteri  wisatawan asing  warga Negara Spanyol yang baru saja lakukan bepergian dari Spanyol transit di Malaysia.

Sejumlah homestay didatangi dengan memberikan sosialisasi terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik untuk pemilik home stay, tamu dan juga anggota keluarga yang berada ditempat itu.” Kami juga melibatkan tenaga kesehatan atas nama bapak topik UPT Puskesmas Candi, kegiatan kami ini yaitu homestay visite bagi pengunjung wisatawan domestik dan wisatawan asing yang menginap.” Terang Wiwid Dwi Peni Antari Kepala Desa Watukarung (18/03/2020).

Tim juga menempelkan stiker cara cuci tangan yang benar. Selain itu disarankan agar disediakan sabun atau sarana cegah tangkal virus corona  seadanya ditempat  atau wastafel.
Wiwid menambahkan, untuk warga masyarakat desa watukarung sebagai sarana cegah tangkal virus corona harus menerapkan PHBS sebelum dan sesudah bepergian bagi pengunjung yang menginap di homestay.

Wiwid tidak megelak jika dampak penyebaran virus corona  sangat berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan yang terlihat menurun dibanding sebelum adanya wabah corona.” Beberapa hari lalu wisatawan domestik masih tampak ada yang berkunjung, hari ini sudah mulai sepi.” Ungkap Wiwid Dwi Peni.

Sebagai kawasan wisata berkaitan dengan antisipasi dan kewaspadaan meluasnya penyebaran covid-19 pengelola homestay diwanti wanti betul selalu memberikan informasi terhadap PHBS yang sudah disosialisasikan oleh aparat pemerintahan desa.

Tim Sosialisasi pasang stiker  cara tujuh cuci tangan yang benar dirumah warga
Dalam kesempatan yang sama salah seorang wisatawan yang menginap dihomestay Robert Charles asal New Zealand siap melaksanakan  anjuran dan arahan dari pemerintah desa. Tuturnya masyarakat yang datang harus punya kepedulian. “Dengan melaporkan diri ke Desa jika baru masuk wilayah apalagi baru datang dari Luar Negeri.” Imbuhnya.

Seperti diketahui, Objek wisata di kawasan Pacitan, yang masih dibuka ditengah merebaknya ancaman wabah corona sudah memunculkan prokontra. Tidak terkecuali di kawasan wisata watukarung. Ada juga sebagian warga masyarakat yang menginginkan lockdown sementara hingga satu bulan.

Kepala Desa Watukarung membenarkan adanya warga yang menyampaikan masukan untuk menutup kawasan watukarung hingga 15 hari kedepan.” Masukan dari pengelola homestay atasnama Aris Saroso dan Ketua RT setempat a.n. Candra” Ujar Wiwid.  Ini merupakan ketegasan yang mestinya harus dilakukan tutur warga. Sebab saat ini watukarung merupakan basis wisatawan mancanegara. Yang mana negaranya dinyatakan sebagai negara pandemi. Tidak heran jika kemudian muncul was-was dari warga sekitar demi keselamatan.

Untuk diketahui, sampai saat ini kawasan pantai watukarung masih dibuka kunjungan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara." Terkait usulan warga untuk menutup kawasan wisata pantai watukarung, masih akan dikoordinasikan lebih dulu dengan Pemerintah Kabupaten." Jelas Wiwid. Dwi Peni.

reporter  : asrinury

Blog, Updated at: 07.11
Comments
0 Comments