PERMINTAAN TINGGI, HARGA DAGING LOKAL NAIK

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Selasa, 26 Januari 2016

Grindulufm.co.id - Adanya  kabar diberlakukannya pajak sapi impor 10 persen oleh pemerintah ternyata ikut berimbas pada naiknya harga daging sapi lokal di pacitan saat ini. Bukan hanya daging sapi saja yang harganya naik. Tapi sapi bakal dan sapi hidup per ekornya ikut ikutan naik. Jika senin 25 January 2015 kemarin harga daging sapi dikisaran Rp.120.000 perkilogram. Satu hari kemudian selasa 26 January sudah naik lagi Rp.125.000 perkilo gramnya. Pedagang terpaksa menaikan harga, dengan dalih menyesuaikan harga yang fluktuatif, dan mereka tak mau ambil resiko rugi. Tapi menurut Kabid Perdagangan Heri Purwanto Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Pacitan, "kenaikan harga daging sapi saat ini tidak murni pengaruh dari kebijakan pemerintah akan pajak sapi impor. Namun lebih disebabkan permintaan akan daging sapi sekarang tinggi".

Dalam kesempatan berbeda Kabid Kesehatan Hewan  Agus Sumarno Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Pacitan senada membenarkan harga daging sapi naik sudah dua pekan terakhir. Namun kenaikan  harga ternyata disebabkan permintaan akan daging dan sapi siap potong naik. Setiap kali pasaran pon, permintaan sapi hidup siap potong sekitar 30 hingga 40 ekor. Ini diluar kebutuhan untuk Kabupaten Pacitan. Bahkan bakal dan beban bobot sapi hidup ikut naik. Sebagai daerah pemotong sapi, Pacitan mempunyai kantong pengiriman seperti Solo, Boyolali dan Magetan yang akhir-akhir ini meminta penambahan pengiriman sapi siap potong dari Pacitan.

Seperti diketahui, kenaikan harga daging sapi, ikut mempengaruhi pedagang makanan yang berbahan daging. Mereka ikut menaikan menu makanan yang dijualnya. Sedangkan jagal sapi semua mengeluh dengan kenaikan harga sapi hidup saat ini. menurut para jagal,sulit mengembalikan modal lagi, sebab pengeluaran dan pemasukan sudah tidak lagi imbang. Merekapun minta, agar pemerintah segera bersikap untuk menekan lonjakan harga daging khususnya daging sapi.(Asr)

Blog, Updated at: 14.40
Comments
0 Comments