Kawasan Hulu Sungai Grindulu Ditambah Vegetasi

Posted by Radio GrinduluFM Pacitan - 104,6 MHz on Rabu, 18 Januari 2012

Adanya sedimentasi (pengendapan )tanah di Sungai Grindulu yang semakin tinggi, mengakibatkan sedimentasi di laut Pacitan juga tinggi// Pihak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pacitan gerak cepat melakukan penambahan vegetasi atau penghijauan, dengan pohon sengon, jati dan pinus di sekitar Sungai Grindulu. Salah satu gerakan vegetasi (tegakan) yang sudah dilakukan adalah gerakan menanam satu milyar pohon.
Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pacitan, Ruminarto, kalau ada hujan yang berintensitas tinggi, pengendapan akan lebih banyak. Selian itu, erosi juga memicu pengendapan. Dengan vegetasi ini diharapkan titik air hujan bisa tertahan.
Sebenarnya dampak dari sedimentasi ini belum begitu dirasakan oleh warga. Hanya saja jika dibiarkan tanpa ada penanganan akan mengakibatkan tanah menjadi gersang, tandus, dan tidak produktif. Karena itu, perlu dilakukan penambahan tanaman. Saat ini indikator tingginya pengendapan di hulu Sungai Grindulu, warna air menjadi keruh. Dan sementara untuk pengerukan, belum bisa dilakukan karena membutuhkan biaya tidak sedikit.
Sungai Grindulu ini menampung aliran air sungai dari beberapa kecamatan, seperti Nawangan, Pringkuku, Arjosari, Tegalombo, dan Tulakan.
Seperti diketahui, hasil penelitian dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, menyatakan jika Teluk Pacitan mengalami pengendapan atau sedimentasi, sehingga menyebabkan Teluk Pacitan maju 11 meter per tahun.

Blog, Updated at: 16.09
Comments
0 Comments